Pada Rabu malam tanggal 25 Maret 2026, PIONEER Fakultas Farmasi Universitas Jember kembali berbagi edukasi kesehatan melalui siaran radio dalam program Jaga Malam RRI Jember. Pada kesempatan ini, PIONEER mengirimkan dua narasumber, yaitu Nadhya Tri Yuliana Aulia Suryanto Putri dan Naila vasthi kirana, yang membawakan topik menarik bertajuk “Kurang Paparan Sinar Matahari: Aman atau Bahaya?”. Siaran dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung dengan suasana santai namun tetap informatif.

Dalam siaran tersebut, tim PIONEER membahas fenomena yang cukup menarik di Indonesia sebagai negara tropis yang kaya sinar matahari, namun masih banyak masyarakat yang justru kekurangan paparan matahari. Hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang cenderung lebih banyak dilakukan di dalam ruangan, penggunaan pelindung berlebihan seperti jaket atau payung, serta kebiasaan beraktivitas di ruangan ber-AC. Melalui diskusi ini, PIONEER mengajak pendengar untuk lebih memahami bahwa sinar matahari bukan sesuatu yang harus dihindari, tetapi perlu dimanfaatkan secara bijak.

PIONEER juga menjelaskan berbagai manfaat sinar matahari bagi tubuh, mulai dari membantu pembentukan vitamin D, menjaga kesehatan tulang dan gigi, meningkatkan sistem imun, hingga membantu mengatur ritme tidur. Selain itu, kurangnya paparan sinar matahari dalam jangka panjang juga dapat berdampak pada tubuh seperti mudah lelah, daya tahan tubuh menurun, hingga gangguan suasana hati. Bahkan, dalam kasus ekstrem, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan meningkatkan risiko osteoporosis dini.

Tidak hanya membahas dampak fisik, tim PIONEER juga menyoroti hubungan sinar matahari dengan kesehatan mental. Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi serotonin yang berperan dalam menjaga suasana hati dan mengurangi stres. Kurangnya paparan sinar matahari juga dapat mengganggu ritme sirkadian yang berpengaruh pada kualitas tidur, sehingga seseorang dapat mengalami kesulitan tidur di malam hari dan mengantuk di siang hari.

Sebagai solusi sederhana, PIONEER memperkenalkan konsep “Aksi 15 Menit”, yaitu kebiasaan berjemur singkat selama 10–15 menit di pagi hari antara pukul 08.00 hingga 10.00. Pendengar diajak untuk memanfaatkan waktu tersebut dengan cara sederhana, seperti duduk santai di teras, membuka jendela kamar, atau sekadar menikmati sinar matahari sambil mendengarkan musik. Kebiasaan kecil ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental.

Melalui siaran ini, PIONEER berharap masyarakat, khususnya anak muda, dapat mulai menyadari pentingnya paparan sinar matahari dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari. Karena di tengah kesibukan dan gaya hidup modern, meluangkan waktu 10–15 menit di bawah sinar matahari pagi bisa menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

PIONEER akan terus berkomitmen menghadirkan edukasi kesehatan yang ringan, relevan, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sampai jumpa di kegiatan PIONEER selanjutnya! 

Related posts