{"id":867,"date":"2026-11-04T00:14:25","date_gmt":"2026-11-04T00:14:25","guid":{"rendered":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/?p=867"},"modified":"2026-11-04T00:14:25","modified_gmt":"2026-11-04T00:14:25","slug":"vaksin-hpv-langkah-kecil-untuk-perlindungan-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/?p=867","title":{"rendered":"Vaksin HPV: Langkah Kecil untuk Perlindungan Besar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berita Acara PIONEER ON AIR: Jaga Malam RRI Jember<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada Rabu malam tanggal 28 Oktober 2026, PIONEER Fakultas Farmasi Universitas Jember kembali berbagi edukasi kesehatan melalui siaran radio dalam program Jaga Malam RRI Jember. Pada kesempatan ini, PIONEER menghadirkan dua narasumber, yaitu Luthfika Wisdhamayanti dari divisi Human Resources dan Krisna Jonathan dari divisi Creative Design, yang membawakan topik bertajuk \u201cVaksin HPV: Langkah Kecil untuk Perlindungan Besar\u201d. Siaran ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HPV dan pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam siaran tersebut, PIONEER membahas Human Papillomavirus (HPV), yaitu kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir tubuh manusia. HPV dapat menginfeksi perempuan maupun laki-laki, bahkan sering kali tanpa menimbulkan gejala sehingga seseorang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Meskipun sebagian besar infeksi HPV dapat hilang dengan sendirinya, beberapa tipe virus berisiko tinggi menyebabkan penyakit serius, seperti kanker serviks, kanker anus, kanker penis, beberapa jenis kanker tenggorokan, serta kutil kelamin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, kedua narasumber menjelaskan cara kerja dan manfaat vaksin HPV. Vaksin ini bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi sehingga tubuh lebih siap melawan tipe HPV tertentu. Vaksinasi dapat membantu mengurangi risiko infeksi HPV penyebab berbagai jenis kanker dan kutil kelamin. Namun, perlu dipahami bahwa vaksin HPV berfungsi untuk mencegah infeksi, bukan mengobati infeksi yang sudah terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PIONEER juga menekankan pentingnya pemberian vaksin HPV sejak usia remaja, terutama sebelum seseorang terpapar virus. WHO memprioritaskan vaksinasi HPV bagi anak perempuan berusia 9\u201314 tahun, dan di Indonesia vaksin HPV juga menjadi bagian dari program imunisasi anak perempuan usia sekolah. Meskipun demikian, orang dewasa tetap dapat mempertimbangkan vaksinasi sesuai kondisi dan rekomendasi tenaga kesehatan. Dengan vaksinasi yang tepat, risiko infeksi HPV yang berbahaya dapat dikurangi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain membahas manfaat vaksin, PIONEER turut meluruskan informasi keliru yang beredar di masyarakat mengenai anggapan bahwa vaksin HPV dapat menyebabkan kemandulan, impotensi, atau gangguan reproduksi. Berdasarkan bukti ilmiah yang dibahas dalam materi, tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim bahwa vaksin HPV menyebabkan kemandulan atau impotensi. Sebaliknya, vaksin HPV dapat membantu melindungi kesehatan reproduksi secara tidak langsung dengan mengurangi risiko kanker serviks. Narasumber juga menjelaskan bahwa efek samping vaksin umumnya ringan dan sementara, seperti nyeri di lokasi suntikan, sakit kepala, kelelahan, atau demam ringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai langkah menghadapi hoaks, PIONEER mengajak masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Informasi kesehatan sebaiknya diperoleh dari sumber tepercaya, seperti WHO, Kementerian Kesehatan, penelitian ilmiah, atau konsultasi dengan tenaga kesehatan yang kompeten. Edukasi mengenai vaksin HPV juga perlu terus diberikan, khususnya kepada remaja dan orang tua, agar keputusan terkait vaksinasi didasarkan pada bukti ilmiah, bukan rasa takut akibat informasi yang belum terbukti kebenarannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui siaran ini, PIONEER berharap masyarakat semakin memahami pentingnya vaksin HPV sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit dan perlindungan kesehatan jangka panjang. HPV dapat menyerang siapa saja, tetapi risikonya dapat dikurangi melalui langkah pencegahan yang tepat. PIONEER akan terus berkomitmen menghadirkan edukasi kesehatan yang informatif, mudah dipahami, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Karena langkah kecil dalam menjaga kesehatan hari ini dapat menjadi perlindungan besar bagi masa depan. Sampai jumpa di kegiatan PIONEER selanjutnya!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berita Acara PIONEER ON AIR: Jaga Malam RRI Jember Pada Rabu malam tanggal 28 Oktober 2026, PIONEER Fakultas Farmasi Universitas Jember kembali berbagi edukasi kesehatan melalui siaran radio dalam program Jaga Malam RRI Jember. Pada kesempatan ini, PIONEER menghadirkan dua narasumber, yaitu Luthfika Wisdhamayanti dari divisi Human Resources dan Krisna Jonathan dari divisi Creative Design,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":868,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pionair"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=867"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":869,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/867\/revisions\/869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pioneer.farmasi.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}